Ragam

APBD Perubahan Riau 2026 Bisa Digunakan, SF Hariyanto Prioritaskan Tunda Bayar dan Jalan Rusak

7
×

APBD Perubahan Riau 2026 Bisa Digunakan, SF Hariyanto Prioritaskan Tunda Bayar dan Jalan Rusak

Sebarkan artikel ini

PEKANBARU, SOROTAN GLOBAL. COM– Pemerintah Provinsi Riau sudah dapat menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2026 setelah nomor registrasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) diterbitkan. Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, menyebut realisasi APBD 2026 saat ini mencapai 69 persen dan ditargetkan meningkat menjadi 90 persen hingga akhir tahun.

“APBD P 2026 sudah bisa digunakan. Nomor registrasi sudah keluar,” ujar SF Hariyanto.

SF Hariyanto mengatakan, Pemprov Riau telah menggelar rapat evaluasi penggunaan APBD 2026 bersama Sekretaris Daerah dan seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Rapat tersebut membahas progres program serta kesiapan pelaksanaan kegiatan yang didukung anggaran perubahan.

“Kami bersama Pak Sekda, rekan-rekan OPD melakukan evaluasi untuk kegiatan 2026 dan kami membahas juga untuk APBD P,” sebutnya.

Dalam evaluasi tersebut, SF Hariyanto menekankan pentingnya kesiapan dokumen administrasi pendukung sebelum anggaran direalisasikan. Dengan waktu yang tersisa sekitar dua bulan pada tahun anggaran berjalan, ia meminta seluruh OPD segera melaksanakan pekerjaan sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing.

Salah satu prioritas utama dalam APBD Perubahan Riau 2026 adalah menyelesaikan utang tunda bayar. SF Hariyanto menegaskan, penyelesaian kewajiban tersebut harus dilakukan sesegera mungkin dengan tetap mempertimbangkan kemampuan anggaran daerah.

“Prioritas kita di APBDP, tetap salah satunya menyesaikan tunda bayar. Itu juga harus kita selesaikan sesegera mungkin,” tambahnya.

Selain penyelesaian tunda bayar, Pemprov Riau juga memprioritaskan kegiatan yang dinilai mendesak, termasuk menjaga fungsionalitas jalan di sejumlah wilayah.

SF Hariyanto menyebut beberapa ruas jalan di Riau mengalami kerusakan sehingga perlu mendapat perhatian pemerintah daerah.

“Prioritas lainnya juga menjaga fungsional jalan yang ada di Riau. Karena beberapa ruas jalan di Riau ada yang mengalami kerusakan,” sebutnya.

Sebelumnya, Pemprov Riau bersama DPRD Provinsi Riau menyepakati Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Perubahan Provinsi Riau Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD Riau, Senin (28/9).

Dalam kesepakatan tersebut, total APBD Perubahan 2026 tercatat sebesar Rp8,378 triliun, meningkat dibandingkan APBD murni 2026 sebesar Rp8,321 triliun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *